pondok sate dan sop asmawi

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

pondok sate dan sop asmawi

Post  Admin on Tue Feb 15, 2011 10:50 am

Menjajaki citarasa keunikan kuliner di kota baja Cilegon, akan membuat lidah Anda menari-nari merasakan cita rasanya yang menggoda. Coba saja jelajahi kekhasan rasa menu sate dan sopnya. Akan terasa bedanya. Ingin merasakannya? Anda bisa bertandang ke Pondok Sate dan Sop Asmawi yang berada di Jl. Raya Cilegon Serang, samping Optik Lily Kasoem.

Jarak kota Cilegon di ujung barat pulau Jawa yang berdekatan dengan laut utara Jawa menyeruakkan hawa panas kota yang sangat terasa saat Info Kuliner menjejakkan kaki di kota yang berada di antara Serang dan Merak ini. Namun justru lokasinya yang dekat dengan kawasan pantai, membuat kota ini bisa menjadi salah satu alternatif wisata terutama bagi mereka yang menyukai suasana pantai di saat liburan. Anda pasti familiar dengan salah satu objek wisata yang ada di sini yaitu Pantai Anyer. Di Anyer, Anda bisa memanjakan mata Anda dengan pemandangan indah pantai dan hamparan pasir putih. Untuk menuju Pantai Anyer, jaraknya dari kota Cilegon sekitar 8 km.

Kota yang menjadi pusat industri di kawasan Banten bagian barat ini terkenal dengan kawasan industri Krakatau Steel, letaknya yang berdekatan dengan Pelabuhan Merak sehingga menjadikan kota ini sebagai persinggahan sebelum menuju Pulau Sumatra. Bila Anda kebetulan berada di Cilegon dan ingin mampir mencari tempat makan yang bisa memenuhi selera makan Anda, Info Kuliner merekomendasikan salah satu tempat makan enak di kota ini. Anda pasti akan mudah menjangkaunya, karena lokasinya berada di Jalan Raya Cilegon, dan tampak ramai, yaitu Pondok Sate dan Sop Asmawi. Tempatnya sangat strategis karena diapit oleh pusat perbelanjaan Matahari, Ramayana, dan Pasar Baru Cilegon yang berjarak 300 meter dari rumah makan ini. Di sampingnya terdapat Optik Lily Kasoem. Anda juga bisa menemukan dengan mudah tempat penginapan yaitu Hotel Cilegon yang jaraknya sekitar 600 meter.

Kapasitas parkir rumah makan ini dapat menampung 4-5 buah mobil . Asap yang mengepul di bagian depan rumah makan membuat pandangan mata agak sedikit terhalang. Namun Anda jangan khawatir, saat masuk ke dalam ruangan Anda tidak akan merasa terganggu, karena letak pembakaran sate di pojok depan rumah makan.

Sementara bila sampai Cilegon, uang tunai Anda kebetulan menipis di tengah jalan, Anda bisa menuju mesin ATM BCA yang jaraknya 500 meter. Ada pula Bank UOB yang jaraknya sekitar 400 meter. Jika persediaan bensin sudah menipis Anda bisa mengisinya di SPBU yang berjarak 1 km dari Pondok Sate dan Sop Asmawi ini.

Adapun jenis sate yang dijual ada sate ayam, sate kambing, dan sate bebek,. Sedangkan untuk sopnya terdiri dari sop ayam dan sop bebek. Karena lezatnya, tak heran jika tempat makan ini tidak pernah sepi dari kunjungan pembeli. Buktinya setiap harinya ± 150 pengunjung datang ke warung ini. Bahkan warung ini juga menjadi langganan Pemda dan Polisi untuk bersantap siang. Artis Ponco Buwono dan pemusik Andi Rif juga pernah mencicipi lezatnya sate dan sop H. Asmawi. Untuk jam bukanya dari pukul 09.00-22.00.

Saat Info Kuliner menyambangi warung ini, siang itu terlihat semua karyawan mondar-mandir sibuk melayani pembeli. Pengunjung memenuhi hampir seluruh kursi ruangan yang memiliki 11 meja kayu panjang dan masing-masing meja dikelilingi kursi plastik sebanyak 6 buah. Ruangannya sederhana, dengan variasi tembok ruangan menonjolkan keindahan susunan batu-bata yang dicat merah dengan warna putih di tepinya tanpa lapisan semen di luarnya. Kapasitas tempat duduk ruangan rumah makan ± 60 orang.

Hari-hari biasa di luar bulan Ramadhan, sang pemilik Aan Subahlan, sering kewalahan meladeni pengunjung. Apalagi saat jam makan siang. Biasaya pukul 12 siang pengunjung sudah mulai berdatangan. Kebanyakan mereka datang berkelompok. Tak hanya di siang hari, rumah makan ini juga penuh saat malam hari. “Dengan dua menu ini aja kita udah keteteran, jadi belum bisa terlaksana untuk buat menu baru,” ujar menantu dari H.Asmawi ini yang lahir 6 Agustus 1970 ini.

Saat dihidangkan menu sop dan sate di meja terlihat pengunjung tidak sabar untuk melahapnya. Diakui oleh rata-rata pengunjungnya bahwa sop dan sate milik H. Asmawi ini paling enak se- Cilegon. Salah satu menu yang terkenal adalah Sop yang berisi tulang ayam yang masih ada sedikit daging yang menempel, yang dipadu dengan potongan kol, tomat, wortel, dan kentang.

Sop Ayam itu menjadi istimewa, karena bumbu yang digunakan untuk membuat sop ayam ini dari campuran pala bubuk, lada, jahe, bawang putih, bawang merah, dan garam, sop ini beda dengan sop ranjau kebanyakan yang berwarna kuning dari bumbu kunyit dan tidak memakai aneka sayuran.

Saat menghirup kuah sop terasa gurih. Sensasi mencari sisa daging pada tulang membuat pembeli penasaran. “Sop ayam ini menggunakan tulang ayam dengan alasan harga daging ayam sekarang agak mahal jadi kita menyiasatinya seperti itu, Alhamdullilah pembeli suka,” ungkapnya.
Untuk satenya kambingnya sendiri terasa sekali bumbu menyerap hingga ke dalam daging. Dagingnya menggunakan kambing muda, biasanya berumur lima tahun sehingga dagingnya empuk. Sedangkan bumbu yang digunakan berbeda dengan sate madura yang biasanya sebelum dibakar hanya dioleskan dengan kecap, tetapi kalau di warung ini sebelum dibakar dicelupkan ke dalam bumbu tumisan kemudian baru dibakar, setelah matang dihidangkan dengan bumbu kecap bertabur irisan cabe rawit, bawang merah, serta tomat.

Berbeda dengan sate ayam untuk sate ayamnya menggunakan bumbu kacang yang dikasih perasan jeruk nipis. “Karena bumbu cepat meresap ke daging ayam sehingga bumbunya lebih tepat menggunakan sambal kacang,” jelas Aan.
Adapun cara pengolahan daging kambing untuk dibuat sate supaya tidak berbau prengus adalah dengan cara memilih daging yang segar dan mengolahnya bersama bumbu-bumbu yang dihaluskan seperti bawang merah, bawang putih dan garam, sehingga bumbu yang masuk ke dalam daging bisa menghilangkan bau prengus. Untuk pembakaran satenya menggunakan arang batok kelapa, karena asapnya memberikan aroma yang pas dan panasnya bisa mempercepat proses pembakaran hingga ke bagian dalam daging, dan rasa daging juga tidak pahit karena abu arangnya sedikit. Sedangkan cara pengipasannya menggunakan kipas dari anyaman bambu sehingga proses pembakarannya lebih cepat.

Admin
Admin

Jumlah posting : 68
Join date : 12.02.11

Lihat profil user http://bebasbicara.indonesianforum.net

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik